Postingan

Sepenggal Rasa

Aku tak pandai main kan kata Aku tak pandai membual Aku hanya bisa diam, Iya, Yang terkadang, Bisa salah arti, Yang terkadang bisa salah baca, Hai, 1 Lustrum ku Mungkin, aku terbiasa Perasaan ini sudah biasa, Tapi, Apa tak kau ijinkan aku melihatmu sejenak Iya aku tau, Kamu sedang menjadi Senjanya Kamu sedang hebat-hebatnya Menjadi Bagian dari Sajaknya Seandainya, Bumi bisa berputar kebelakang Aku  tak ingin menjadi bagian ini, Iya, bagian 1 Lustrum ini

Rindu

Aku RINDU dengan satu Lustrum Masih terngiang benar Kata-katanya, Bahasanya, Terngiang sekali, Rasa, Perasaan Mungkin sekarng sudah beda, Tapi, Aku RINDU satu Lustrum, Selama inikah untuk Terbiasa ? Seharusnya sejak awal, Aku tak pernah Kenal rasa ini. 4 bulan, berujung Lustrum RINDU nian hati ini, Entah, hal apa yang kamu berikan Intinya, satu Lustrum tidak cukup Iya, untuk terbiasa...

Lustrum

Teruntuk kamu yang menemaniku, Teruntuk kamu yang membuatku susah lupa.. Lebih dari 1 Lustrum aku terbuai oleh mu Lebih dari itu aku habiskan semuanya dengan bayangmu Dan 1/2 Lustrum yang lalu, Aku tau rasanya Terpatahkan, Membuat aku menjadi seorang Perasa, Membuatku susah Lupa, Dan di 1 Lustrum itu aku Menyerah, Aku tau, ternyata 1 Lustrum ku tak berarti, Terima kasih telah memberikanku arti Rasa, Terima kasih telah memberiku Waktu, Terima kasih telah menjadikanku bagian dari Masa lalumu..